Mengenal Pengertian dan Defenisi dari RAM (Random Acces Memory)

Matamu.Net - Belakangan ini, dikala berkembangan dunia Gadget termasuk bersaingnya branbrand smartphone dalam memperoleh hati costumer. Para distributor dan produsen Samrtphone pun mulai berlomba-lomba mempromosikan kapasitas ram yang besar.

Konon semakin besar RAM sebuah Smartphone maka semakin cepat pula performanya, namun apakah benar demikian?

Defenisi RAM

RAM adalah singkatan dari Random Access Memory atau sebuah piranti penyimpanan sementara selain data-data berukuran besar selain Cache File. Piranti ini bertujuan mempercepat loading data karena kecepatan memggunakan Solid State Disk yang lebih cepat dengan memory utama yang kebanyakan menggunakan Harddisk Drive, namun pada smartphone sama-sama menggunakan Solid State Disk.

Dinaman Random karena pada sistem penyimpanan data menggunakan HDD, data akan dibaca secara hirarki, oleh karena itu lama data terbaca akan lama, belum lagi mekanisme piringan pada HDD membuat proses pembacaan memiliki delay waktu yang lama.

Sistem penyimpanan RAM terbilang berbeda dengan HDD, RAM akan menyimpan data melalui integrated sirkuit pada cell-cell mereka. Penimpanan tidak menggunakan sistem mekanis sehingga proses pembacaan bisa dilakukan secara acak.

Proses pembacaan bisa dilakukan secara fleksible dimana data akan dibaca secara acak dan data yang tidak dibutuhkan akan terskip, sehingga waktu delay lebih singkat.

Mitos RAM mempercepat Smartphone

Sifat Penyimpanan RAM

Meskipun IC pada RAM bis amenyimpan data secara permanen, namun perintah penyimpanan di RAM tidaklah permanen karena memiliki data yang lebih dinamis, ini berganung sistem operasi yang digunakan namun pada umumnya, OS populer tidak memberikan perintah menyimpana otomatis pada RAM.

Task-task yang diberjalan di RAM secara otomatis akan dihapus dan digantikan dengan task-task baru, namun selama task masih belum di keluarkan dari OS atau sedang idle, task-task tersebut akan tersimpan sehingga proses pemanggilan program kembali akan berjalan lebih cepat dibandingkan ketika program starting up.

Mitos Semakin Besar RAM semakin Cepat

Banyak mitos berkembang diluar sana yang menyatakan bahwa semakin besar ukuran dari sebuah RAM maka semakin cepat pula kinerja dari suatu perangkat baik itu Handphone maupun Computer.

Kecepatan suatu piranti dipengaruhi oleh banyak hal namun pada umumnya hanya ada tiga hal utama yang pertama adalah kecepatan procesor atau CPU karena CPU ini akan menentukan seberapa banyak data yang bisa dikolola olah suatu gadget oleh karena mislanya kinerja Core i3 2,56 GHz pasti lebih lambat dibandingkan Core i5 2,56 GHz.

Faktor kedua yang berpengaruh adalah Operatyng Sistem dan Software yang digunakan, misalnya OS Machintont yang dikembangkan dari code UNIX terkenal sebagai salah satu OS yang hemat RAM dan kecepatan prosessor.

Faktor ketiga adalah Memory. Memory sendiri terbagi atas dua jenis yakni Memory Penyimpanan yang akan berpengaruh mungkin samapi 80 % dari kecepatan kinerja dari Gadget, misalnya Memory penyimpanan utama menggunakan HDD pasti bakalan jauh lebih lambta jika dibandingkan dengan SSD, terutama Tipe M2.

RAM hanya berpengaruh sekitar 20 % persedan dari kinerja sebuah Gadget, namun ada nilai minimal dari setiap OS dan software agar task-task yang mereka butuhkan dapat berjalan.

Mari kita ambil pengandaian, misalnya saya sedang mengerjakan sebuah desain dengan Photoshop menggunakan sebuah OS yang OS-nya sendiri membutuhkan 1 GB Space RAM maksimum, kemudian saya Photoshop saya sendiri butuh Spase 400 MB, praktis hanya ada dua program yang bisa berjalan bersamaan jika RAM saya hanya 1,5 GB.

Jika saya ingin mengerjakan tugas sambil mendengarkan lagu dengan software pemutar musik dengan kebutuhan RAM 200 MB, mungkin saja programnya masih bisa bertahan jika pembuat OS dan software-nya cerdas dimana akan ada task yang secara bergantian dimatikan ketika tidak dibutuhkan, bukan diidelkan.

Sebut saja Command Brush misalnya butuh 150 MB, karena saya hanya koreksi warna, maka Command Brush bakalan dimatikan, bukan di-Idelkan, kekosongan space 150 MB ini bakalan membuat RAM lowong dan bisa membuat RAM 1,5 GB masih cukup untuk memutarnya bersamaan.

Masalah muncul ketiak kita tiba-tiba ingin membuka Brush, maka otomatis prosessor akan meloading informasi dari Memory Utama yang membutuhkan waktu lama, maka akan muncul logo loading dilayar karena delaynya lebih lama, selain itu, OS akan menukar dengan Task-task lain yang tidak digunakan.

Solusinya adalah menambahkan kapasitas RAM sampai 2 GB, sehingga Kapasitas RAM-nya cukup untuk OS, Photoshop dan Lagu secara bersamaan (Multi Tasking). Hal ini akan membuat performa Gadget seolah-olah jauh lebih cepat dibandingkan ketika RAM hanya 1,5 GB.

Hanya saja semakin besar kapasitas RAM maka semakin banyak Task yang bakalan tertumpuk di sana dan OS tidak akan menutup task-task tersebut karena jauh lebih efisien ketika di-idelkan, namun semakin banyak data yang tertumpuk pada RAM berarti semakin lama delay waktu yang dibutuhkan posessor untuk meload-nya dari RAM.

Hal ini kembali lagi bergantung dari kecepatan Prosessornya dalam mengeloal data. Jadi menambah kapasitas tidak menjamin bertambahnya kecepatan hanya saja komponen ini lah yang paling mudah untuk diganti.

Hal ini pula alasannya mengapa produsen Computer hanya bermain di angka 8 GB sampai 16 GB untuk perangkat High End Gadget dengan spesifikasi prosesore upto 2,50 GHz 6 sampai 8 core, sedangkan untuk Porseso 4 Core kebawah hanya beramin dengan RAM maksimal 4 GB, karena memang kapasitas itulah yang membuah performa Prosesor jadi efisian, jika dilebihkan maka prosesor akan bekerja semakin keras dan cepat panas.

Akhir Kata
Sebenarnya ada satu lagi ukuran dari cepatnya sebuah RAM bekerja yakni Frekeunsi RAM tersebut, misalnya RAM 4 GB 3000 MHz akan jauh lebih cepat dibandingan dengan 1600 MHz, tapi konsekuensi nya akan RAM akan lebih cepat panas dan butuh pendingin tambahan.

Hal ini juga membuat 2 RAM 4 GB 1600 MHz, jauh lebih cepat dibandingkan memasang 1 RAM 8 GB 1600 MHz, namun jangan pernah mencoba menggabungkan dua RAM dengan frekuensi berbeda karena akan membuat kinerja terganggu dan menggangu logic dari Mother Board yang terkadnag di tandai dengan Blue Screenn pada Windows.